Menginstall OS dalam OS adalah menginstall OS baru seperti “UBUNTU”, "Windows 7 " dalam PC kita tanpa mengganggu os yang sudah terinstall dalam pc tersebut.
Bahkan kita dapat menjalankan dua os bersamaan.
» Langkah – langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Buka VMware work station
2. Pindahkan mouse ke file >> new >> virtual machine atau bias langsung tekan tombol Ctrl+N
3. Lalu muncul kotak dialog dan klik “Next”
4. Lalu muncul kotak dialog yang berisikan untuk memilih konfigurasi virtual machine-nya disini saya memilih custom. Karena diubah sesuai keinginan saya konfigurasinya. Lalu klik “Next”
5. Lalu muncul kotak dialog yang berisikan tentang format Virtual Machine. Saya memilih new-workstation. Lalu klik “Next”
6. Kemudian muncul pilihan untuk memilih OS manakah yang ingin kita instalkan. Saya pilih os LINUX lalu UBUNTU. Lalu klik “Next”
7. setelah itu kita memilih di folder manakah kita akan menyimpan os tersebut. Lalu klik “Next”
8. Pilih processor yang digunakan 1 atau 2. lalu klik “Next”
9. Lalu berikan memory untuk OS ini. Dan yang direkomendasikan adalah 256 MB. Lalu klik “Next”
10. Pilih hubungan koneksi jaringan, karena yang saya gunakan “stand alone” jadi saya pilih “ do not use a network conection”. Lalu klik “next”
11. Lalu pilih adapter type. Lalu klik “Next”
12. Memilih disk lalu klik “Next”
13. Pilih type virtual disknya. Klik “Next”
14. Tentukan kapasitas disknya, saya menggunakan 4gb. Lalu klik “Next”
15. Setelah itu ganti CD-ROM nya
16. Ganti dengan ISO lalu OK
17. Setelah selesai klik play
18. Setelah itu pilih bahasa yang digunakan untuk penginstallan
19. Untuk menginstall ubuntu pilih “install ubuntu” lalu tekan enter.
20. Kemudian Ubuntu sedang memproses
21. setelah itu muncul kotak dialog untuk memilih bahasa penginstallan dan klik “Maju”
22. Pilih zona waktu anda lalu klik “Maju”
23. Set untuk jenis keyboard lalu klik “Maju”
24. Persiapkan ruang disknya, lalu klik “Maju”
25. Kemudian masukkan nama Anda dan masukkan kata sandinya
26. Kemudian muncul tentang klarifikasi yang anda buat tadi. Klik “Pasang” untuk memulai penginstallan
27. Sedang menginstall
28. Setelah selesai harap Restart.
29. Setelah merestart masukkan nama Anda yang tadi dan passwordnya.
30. Setelah itu UBUNTU bisa digunakan dan tanpa mengganggu os yang sedang berjalan.
Proses sudah selesai, kita dapat menggunakan OS tersebut dan kita dapat menyimpan file seperti OS biasanya..
Regeditatau yang biasa kita sebut dengan Registry Windows adalah pusat database untuk pengaturan konfigurasi aplikasi dan informasi lainnya yang diperlukan oleh aplikasi. Dan semua pengaturan tersebut diatur dalam bentuk key. di dalam registry kita bisa melakukan tiga hal yaitu: membaca, menulis dan menghapus.
Membuka jendela Registry Editor caranya dari Desktop PC click Start kemudian pilih option Run atau untuk gampangnya yaitu Windows+R kemudian ketikan regedit atau regedit.exe dan click OK.
Kemudian akan muncul jendela seperti di bawah ini
Class registry adalah kumpulan dari key-key yang terdapat di bawahnya dimana key-key tersebut ditempatkan pada class yang sesuai dengan fungsi key tersebut. Di dalam registry terdapat enam buah member class.
1.Root Key : adalah nama kunci utama, didalamnya terdapat key, subkey, dan data. Sistem registry yang dimiliki Root Key. Seperti:
* HKEY_CLASSES_ROOT atau nama lainya HKCR. Yang merupakan tempat untuk seluruh file Windows disimpan dimana Windows akan mencari special folder type. Didalam struktur key ini HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes.
* HKEY_CURRENT_USER atau nama lainya HKCU. Key yang berisi informasi tentang user yang sedang login pada saat itu, yang terdiri dari subkey seperti:
-> AppEvents berisi setting sound events.
-> Control Panel berisi setting control panel.
-> InstalLocalMRU berisi path/lokasi master Windows.
-> Network berisi informasi yang berhubungan dengan network atau jaringan.
-> Software berisi setting konfigurasi software.
-> dll.
Dari semua setting didalam key ini hanya user yang aktif yang dapat mengaturnya saja.
* HKEY_LOCAL_MACHINE fungsi yang dimiliki dari key ini hampir sama dengan HKCU nama lain dari key ini adalah HKLM. Key yang berisi informasi tentang hardware dan setting software yang berlaku untuk semua user yang terdiri dari:
-> Enum berisi informasi tentang hardware contohnya tentang monitor.
-> hardware berisi tentang port serial.
-> Network informasi yang berhubungan dengan network.
-> Software berisi informasi dan setting software.
Untuk semua setting yang terdapat pada key ini akan diterapkan pada semua sistem yang ada dan hanya user yang aktif yang dapat menjalankan atau mendapatkan key ini.
* HKEY_USERS nama lainya adalah HKU yang berisi informasi tentang desktop dan user setting untuk tiap user yang berhak logon pada komputer tersebut dan tiap user dalam key ini memiliki subkey dan jika terdapat satu user maka nama dari subkey tersebut adalah “default”.
* HKEY_CURRENT_CONFIG nama lainya adalah HKCC, yang berisi informasi tentang konfigurasi dari hardware yang berhubungan langsung dengan HKEY_LOCAL_MACINE.
2. Key : nama kunci yang statusnya dibawah Root Key.
3. Subkey : nama kunci yang statusnya dibawah Key.
4. Data : nilai yang berfungsi sebagai pengaturan yang ada dalam Key maupaun Subkey,
seperti : - Data Name
- data Type
- Data Value
5. Path key : alamat lengkap dari kunci-kunci [ key ] yang dimiliki Registry.
Contoh-contoh penggunaan registry adalah:
1. Mempercepat Update Registry
Tekan tombol Start > Log Off > Log Off.
2. Mengganti Wallpaper
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value